Home » Asuransi Jiwa

Upacara Ngaben dan Asuransi Jiwa?

Submitted by on April 3, 2010 – 10:05 am One Comment | 7,650 views

“Upacara ngaben” merupakan salah satu kekayaan budaya Indonesia, bila anda mendengar kata Ngaben maka anda pasti teringat sebuah pulau nan indah, pulau para Dewata, Bali. lalu apa hubungannya upacara ngaben dan asuransi jiwa?

Memang sekilas tidak ada hubungannya, sebagai praktisi dibidang perencana keuangan dan asuransi jiwa saya mengamati satu halĀ  yang cukup menarik dari pulau Bali, ternyata Bali merupakan salah satu kota di Indonesia dengan penduduk yang paling melek asuransi jiwa, awalnya saya “mengira” bahwa hal ini disebabkan oleh banyaknya turis asing yang membawa pengetahuan asuransi bagi mereka, namun ternyata perkiraan saya tidak sepenuhnya benar, bagaimana dengan upacara ngaben?

Tahukah anda berapa biaya yang diperlukan untuk melakukan upacara ngaben? konon upacara ngaben memerlukan biaya hingga ratusan juta rupiah dan pernah saya tanyakan kepada beberapa teman saya yang kebetulan orang Bali, ternyata hal inilah yang mendorong mereka untuk mengambil asuransi jiwa.

Dengan asuransi jiwa mereka mempersiapkan dana untuk upacara ngaben selagi mereka mampu dan masih hidup, karena Upacara ngaben dianggap sangat penting, harus ramai dan semarak apalagi konon katanya hari baik untuk melakukan ngaben adalah tidak lebih dari 7 (tujuh) hari sejak seseorang meninggal dunia.

Ternyata tidak hanya upacara ngaben saja yang membuat seseorang mengambil asuransi jiwa, beberapa hari yang lalu saya dihubungi oleh seorang pengusaha tiong hoa, beliau berencana mengambil asuransi jiwa dengan uang pertanggungan lebih dari Rp. 1 milyar dan setelah ngobrol cukup lama, akhirnya beliau menceritakan bahwa beliau menghubungi saya setelah mengamati fenomena sembayang kubur.

Tahukah anda ternyata bagi masyaraka tiong hoa terutama yang beragama Budha atau Kong Hu Cu ada sebuah tradisi sembayang kubur ? yaitu sebuah tradisi dimana bagi mereka yang mampu untuk pulang ke kampung halaman dan melakukan sembayang di kuburan leluhur mereka, dan kabarnya biaya untuk sembayang kubur juga tidak sedikit karena merupakan sebuah ritual wajib tahunan, apalagi setiap tahun di saat seperti ini harga tiket pesawat melambung tinggi, dan cukup memberatkan bagi sebagian mereka yang ada di perantauan.

Upacara ngaben, sembayang kubur, dan upacara adat lainnya tentu merupakan kekayaan budaya bangsa Indonesia yang harus kita lestarikan, apapun alasan yang melatar belakangi mereka untuk mengambil asuransi jiwa tentu sah sah saja, selama tidak melanggar prinsip prinsip dasar asuransi jiwa, temukan sekarang juga apa latar belakang yang membuat anda harus mengambil asuransi jiwa sekarang?

www.pdf24.org    Send article as PDF   

Tags: , ,

One Comment »

Leave a comment!

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also Comments Feed via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong> 

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.

*
To prove you're a person (not a spam script), type the security word shown in the picture. Click on the picture to hear an audio file of the word.
Anti-spam image

This blog is kept spam free by WP-SpamFree.