Home » Perencanaan Keuangan

Jika Hutang Kartu Kredit Melilit

Submitted by on April 24, 2009 – 5:04 pm One Comment | 5,797 views

kartu-kreditUntuk anda yang saat ini merasa gundah, bahwa hutang anda sudah menumpuk begitu banyak. Padahal anda tahu bahwa anda harus menyisihkan sebagian uang untuk mengantisipasi kondisi tak terduga (dana darurat) selama 3 – 6 bulan, berinvestasi untuk masa depan, membeli asuransi dan menyiapkan pensiun. Tetapi saat ini hal tersebut hampir tidak mungkin dilakukan karena hampir separuh dari penghasilan anda digunakan untuk membayar cicilan hutang kartu kredit yang tidak pernah usai. Apa yang harus dilakukan?

Berikut saya akan berikan tips ringan yang akan membantu anda dalam menyelesaikan masalah hutang. Langkah pertama adalah berhenti menambah hutang kartu kredit anda. Masalah hutang menjadi lebih ringan di awali dari langkah sederhana namun penting ini. Tahukah anda penyebab utama orang menggunakan kartu kreditnya adalah karena kartu kreditnya ada di dalam dompet yg dengan mudah dikeluarkan dan digunakan. Coba anda tinggalkan kartu kredit itu di rumah dan simpan dalam lemari es, dibekukan bersama air menjadi simpanan yang sulit untuk digunakan kecuali betul-betul anda harus mengupayakan untuk mencairkan es yang mengurung kartu kredit anda. Dengan cara ini anda sudah menutup satu pintu kemudahan dalam menggunakan kartu kredit.

Langkah kedua, kurangi jumlah kartu kredit anda. Anda tidak membutuhkan lebih dari 2 kartu kredit. Setiap kali menawarkan kartu kredit baru pihak bank akan merayu anda dengan memuji anda sebagai nasabah pilihan dan sebagainya. Tetapi, ketika anda dalam kesulitan, bukan pujian yang anda dapatkan tetapi masalah dengan pihak bank. Cermatlah dalam menerima tawaran kartu kredit, jika tidak anda butuhkan tegaskan diri anda untuk berkata tidak. Dengan membatasi jumlah kartu kredit anda, anda juga membatasi jumlah hutang anda dan kebebasan anda berhutang. Jika sudah terlalu besar maka limit kartu kredit akan membatasi gerakan anda. Jangan tembus limit kartu kredit anda karena anda akan harus membayar bunga yang lebih tinggi lagi.

Langkah ketiga, buat anggaran bulanan. Catat pengeluaran dan penghasilan anda setiap bulannya. Buat agar penghasilan anda cukup memadai untuk satu bulan tanpa harus menggunakan kartu kredit lagi. Kemudian buat anggaran untuk satu tahun berdasarkan data bulan-bulan sebelumnya. Jika ada surplus, rencanakan untuk membaginya dalam 12 bulan sebagai tambahan pembayaran cicilan hutang anda. Dan jika defisit anggaran, maka anda harus mengatur kembali agar cukup memadai.

Langkah keempat, bayar lebih dari yang seharusnya anda bayarkan dan bayar dengan jumlah yang tetap seperti ketika pertama kali anda membayar. Tahukah anda kenapa pihak bank menetapkan pembayaran minimal yang sangat rendah untuk kartu kredit? Agar anda terus membayar bunganya saja yang berperan sebagai sumber penghasilan bank, sedangkan pokok hutangnya sangat pelan sekali berkurangnya. Dibutuhkan waktu berbulan-bulan untuk melunasi penggunaan kartu kredit anda jika anda membayar dalam jumlah minimal. Begitu ada dana lebih, segera bayarkan untuk mengurangi hutang anda. Dan bayarkan dalam jumlah yang tetap, seolah-olah anda membayar iuran bulanan yang tidak berubah.

Langkah kelima, bayarkan kartu kredit anda yang memiliki bunga tertinggi dan pindahkan saldo hutang anda ke kartu yang memiliki suku bunga rendah. Saat ini karena adanya persaingan, beberapa pihak penerbit kartu kredit bersaing dalam hal bunga dan pembebasan iuran tahunan. Manfaatkan untuk mengurangi beban bunga anda, tapi jangan menambah kartu kredit lagi. Pindahkan dan tutup kartu kredit yang berbunga tinggi. Jika anda memiliki kerabat yang percaya pada anda dan mau membantu anda, anda bisa memohon bantuan pinjaman tanpa bunga kepada mereka untuk melunasi hutang-hutang anda dan anda kembalikan dengan mencicil.

Langkah keenam, miliki target waktu berakhirnya hutang anda yang realistis dan tetaplah pada rencana anda. Miliki kekuatan target agar anda mengerti kapan hutang anda harus berakhir. Yang harus disadari adalah masalah hutang anda mungkin tidak akan selesai dalam waktu semalam, tapi pasti akan berakhir dengan berjalannya waktu. Jadi, tetaplah semangat dan optimis dan nikmati prosesnya.

Langkah ketujuh, buat rencana menabung. Dengan adanya rencana menabung, anda tahu bahwa jika rencana penyelesaian hutang anda gagal, maka anda tidak bisa naik ke tingkat berikutnya, yaitu menabung dan berinvestasi. Semakin lama anda menunda berinvestasi dan menabung, semakin dalam problem keuangan anda. Untuk ini anda bisa menggunakan bantuan perangkat lunak keuangan untuk membuat perhitungan sederhana anda, atau juga bisa anda konsultasikan dengan perencana keuangan. Semoga membantu.

Oleh : Budi Raharjo CFP®

www.pdf24.org    Send article as PDF   

Tags: ,

One Comment »

Leave a comment!

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also Comments Feed via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong> 

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.

*
To prove you're a person (not a spam script), type the security word shown in the picture. Click on the picture to hear an audio file of the word.
Anti-spam image

This blog is kept spam free by WP-SpamFree.