Home » Asuransi Jiwa

Dokumen Pengajuan Klaim Asuransi Jiwa (Bag.1) Klaim Meninggal Dunia

Submitted by on February 21, 2009 – 4:58 am | 9,864 views

asuransi-jiwa-dokumen-klaimMelanjutkan artikel sebelumnya mengenai Tips Mempermudah Mengajukan Klaim Asuransi Jiwa sekaligus menjawab beberapa pertanyaan yang masuk melalui email saya di yuhandi@asuransijiwaku.com yang menanyakan formulir dan dokumen apa saja yang diperlukan oleh Perusahaan Asuransi Jiwa untuk memproses klaim meninggal dunia, terutama formulir yang harus diperoleh atau yang disediakan dari perusahaan asuransi jiwa.

Sebelum membahas formulir dan dokumen yang diperlukan, kita perlu terlebih dahulu mengetahui status almarhum yang meninggal ini, apakah beliau sebagai Tertanggung atau Pemegang Polis,  karena formulir pengajuan klaim dan proses klaim akan berbeda. Baiklah supaya jelas membedakan Tertanggung dan Pemegang polis akan saya jelaskan secara singkat sebagai berikut :

1. Tertanggung 

Orang yang atas jiwanya diasuransikan, misalnya anda membeli polis untuk anak anda maka dalam hal ini anak anda adalah tertanggung.

2. Pemegang Polis

Pemegang polis adalah orang yang mempunyai kepentingan atas jiwa tertanggung yang mengadakan perjanjian dengan Perusahaan asuransi jiwa untuk mengasuransikan tertanggung. dengan contoh yang sama dengan diatas maka anda adalah Pemegang Polis. apa itu insurable interest dan siapa saja yang boleh menjadi pemegang polis nanti saya akan bahas lebih lanjut diartikel saya berikutnya.

Mungkin anda akan bertanya, bagaimana jika anda membeli polis untuk diri anda sendiri? lalu status anda sebagai apa?Jika anda membeli polis untuk diri anda sendiri maka status anda adalah Tertanggung.

Bagaimana? anda sudah jelas? saya yakin sudah, baiklah jika sudah jelas mari kita lihat dokumen apa saja yang dibutuhkan untuk klaim meninggal dunia:

1. Jika yang meninggal dunia dalam hal ini adalah tertanggung maka dokumen yang dibutuhkan adalah sebagai berikut:

  • Formulir Pengajuan Klaim Kematian —-> dari perusahaan asuransi jiwa
  • Formulir Keterangan Ahli Waris —> dari perusahaan asuransi jiwa
  • Formulir Keterangan Dokter —> dari perusahaan asuransi jiwa
  • Fotocopy ID Tertanggung dan Ahli Waris/Pihak yang ditunjuk
  • Polis Asli
  • Fotocopy Kartu Keluarga dan Akte Lahir apabila pemnbayaran klaim diwakilkan oleh orang tua kandung
  • Akte Kematian (asli/legalisir) atau Surat Keterangan Meninggal dari Pemerintah Daerah dan dari pihak medis (asli/legalisir)
  • Surat Penetapan Perwalian dari PN jika ahli waris berusia <=18 tahun dan kedua orang tua telah meninggal dunia. Apabila tertanggung adalah suami/istri, dengan ahli waris anak yang masih <=18 tahun dan suami istri telah bercerai dan salah satu dari orang tua yang masih hidup tersebut tidak memiliki hak asus/wali atas keputusan pengadilan maka harus menyertakan keputusan tersebut dan surat penunjukan pengadilan mengenai penunjukan hak wali/asuh dari anak tersebut.
  • Surat Keterangan Kecelakaan dari kepolisian apabila meninggal karena kecelakaan
  • Apabila pembayaran akan dikuasakan kepada suami/istri/orangtua/anak, harus menyerahkan surat kuasa disertai materai —> dari perusahaan asuransi jiwa

2. Jika yang meninggal dunia adalah pemegang polis dan almarhum mengambil rider Payor maka dokumen yang dbutuhkan adalah sebagai berikut:

  • Formulir Pengajuan Klaim Payor —> dari perusahaan asuransi jiwa
  • Formulir Keterangan Ahli Waris —> dari perusahaan asuransi jiwa
  • Formulir Keterangan Dokter —> dari perusahaan asuransi jiwa
  • Fotocopy ID Pemegang Polis dan Ahli Waris
  • Fotocopy Kartu Keluarga
  • Akte kematian (asli/legalisir) atau Surat Keterangan Meninggal dari Pemerintah Daerah dan dari pihak medis (asli/legalisir)
  • Surat Keterangan Kecelakaan dari kepolisian apabila meninggal karena kecelakaan
  • Surat Keterangan Pemegang Polis yang akan mengambil alih menjadi pemegang polis baru (harus mengikuti prinsip insurable interest). Apabila yang berhak lebih dari 1 orang (mis: anak-anak,  atau ayah-ibu) maka Surat Pernyataan ditandatangani semua pihak untuk mengetahui dan menyetujui perihal pengambilalihan pemegang polis tersebut —> dari perusahaan asuransi jiwa

Kebijakan perusahaan asuransi jiwa yang satu dengan yang lain kadang berbeda mungkin pada perusahaan lain dokumen yang dibutuhkan bisa lebih banyak atau lebih sedikit tergantung dari kebijakan perusahaan asuransi jiwa nya, tetapi secara garis besar perusahaan asuransi jiwa akan mengacu kepada dokumen dokumen diatas. agar lebih lancar proses klaim sebaiknya konsultasikan kepada agent asuransi atau financial planner anda mengenai dokumen yang dibutuhkan di perusahaan asuransi jiwa yang bersangkutan.

Salam Sukses Selalu.

www.pdf24.org    Send article as PDF   

Tags: , ,

Leave a comment!

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also Comments Feed via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong> 

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.

*
To prove you're a person (not a spam script), type the security word shown in the picture. Click on the picture to hear an audio file of the word.
Anti-spam image

This blog is kept spam free by WP-SpamFree.