Home » Testimoni

Baru sebulan Ikut Asuransi Kesehatan Langsung Aktif

Submitted by on June 2, 2011 – 10:50 pm 2 Comments | 6,358 views

Siapa sih yang mau masuk rumah sakit? Saya yakin semua orang pun akan menghindari itu. Menjaga kesehatan dan pola hidup yang teratur pasti akan membuat kita menjadi orang yang sehat dan sadar akan kesehatan. Ternyata semua yang sudah berjalan dengan baik pun terkadang tidak sesuai dengan apa yang kita harapkan. Izinkan saya membagi cerita saya tersebut untuk anda.

Saya bekerja di suatu rumah produksi yang membuat tayangan infotainment,yang kerjanya tidak ada istilah office hour (8 jam). Suatu ketika, ada rekan sejawat saya sesama orang lapangan mengidap kanker atau tumor otak (kalau tidak salah),tidak ada seorangpun yang berharap bersentuhan dengan namanya penyakit ini,begitu pula dengan rekan saya tersebut. Pengobatan dirumah sakit adalah jalan terakhir untuk menyembuhkan penyakitnya,dan ternyata biaya yang dikeluarkan adalah lebih dari yang diperkirakan atau mungkin over budget. Intinya adalah seperti itu, ketakutan akan hal2 yang tidak sejalan dengan pikiran kita akhirnya membuat saya untuk mengambil personal insurance. Saya berpikir bagaimana saya berada diposisi teman saya tersebut dan apakah saya harus menadahkan tangan saya untuk minta ke kantor tempat saya bekerja (kantor saya tidak memberikan asuransi kesehatan). Akhirnya dengan begitu banyak pilihan asuransi, saya memilih asuransi sequis life, jujur saya sempat menanyakan ke teman2 saya yang mempunyai asuransi juga dan setelah menimbang nimbang, akhirnya saya memilih sequis life. Saya memilih premi yang minim yang sesuai dengan kemampuan saya dan saya berpikir itu untuk jaga2 dan syukur2 itu untuk investasi ke depan saya.

Proses yang cepat dengan agen yang ramah, akhirnya sekitar 2 mingguan proposal untuk asuransi saya disetujui. Desember 2010 awal saya sudah terdaftar, saya mendaftarkannya di pertengahan November, kala itu saya mau liputan ke gunung merapi Jogjakarta dan ketika saya sudah sign untuk daftar, seketika itu asuransinya pun sudah berguna “ujar sang agen asuransi saya tersebut. Tapi siapa yang mau kena wedhus gembel saat itu, okey itu Cuma sekedar intermezzo saja. Menjelang akhir tahun, saya baru bisa menyempatkan untuk mengambil kartu asuransi saya dikantor sequis life, karena kala itu saya yang susah ditemui dan akhirnya saya yang mengambil kesana.

Awal januari 2011, saya mendapatkan liputan akhir tahun dibali. Setelah pulang dari bali, dengan membawa oleh2, saya menuju rumah orang tua saya dibekasi dengan menggunakan sepeda motor.

Disinilah cerita itu dimulai,malam itu tgl 5 januari saya ditabrak oleh motor yang menghindari kecelakaan didepannya dan akhirnya mengenai motor saya. Saya mengalami luka yang cukup serius di kaki saya, akhirnya saya dibawa kerumah sakit terdekat, dengan menunjukan kartu asuransi, saya pede sekali awalnya, tapi ternyata rumah sakit tersebut tidak mempunyai dokter ahli yang jaga malam saat itu dan saya direkomendasikan untuk ke rumah sakit yang sangat terkenal di Jakarta ini, untuk urusan ke agen asuransi saya serahkan kepada sahabat saya yang mengenal agen itu lebih dulu. Akhirnya saya dibawa ke rumah sakit PGI CIKINI, dimana di R.S tersebut Cashless (jenis asuransi saya : asuransi kesehatan cashless) diterima. Malam itu saya sudah divonis untuk mengamputasi salah satu jari kaki saya keesokan harinya. Pagi2 sebelum saya masuk kamar operasi, agen asuransi saya sudah ada menemani saya dan mengurusi hal2 yang berhubungan dengan asuransi dan rumah sakit. Saya baru menyadari bahwa ini anugerah TUHAN saya dipertemukan dengan orang2 yang baik hati,dari teman,dokter, suster serta agen asuransi yang setia menemani dan memberikan support bukan hanya sekedar hubungan pekerjaan saja. BIAYA,ya itu pasti yang ada dibenak anda yang membaca tulisan ini,saya hanya membayar 7% dari semua total biaya yang sekitar 13 juta rupiah. Wah,biaya yang masih terjangkau menurut saya di banding bila saya harus membayar total biaya tersebut, perlu digaris bawahi, Saya baru sebulan ikut asuransi.

Tidak sama sekali saya ingin mempromosikan Asuransi saya maupun Rumah Sakit Tempat saya dirawat,tapi ini adalah apa yang saya alami. Karena hidup terkadang tidak sesuai dengan apa yang kita rencanakan. Man do the best n GOD will do the rest. Salam buat anda yang sudah menyempatkan membaca testimony saya ini. Semoga kita semua tetap diberi perlindungan selalu.

Rasel Ambarita

PDF24    Send article as PDF   

Tags:

2 Comments »

  • Agus Roma says:

    mau tanya kira-kira gimana kalo saya sudah punya asuransi kesehatan yang lain, tapi minat gabung juga dengan asuransi kesehatan yang lain dengan perusahaan yang berbeda?? Apakah klaimnya bisa??

  • Bunardi says:

    @ Agus Roma

    Untuk pak agus roma. Mungkin saya bisa menjawab pertanyaan bapak. Meskipun pak agus sudah memiliki asuransi kesehatan dari perusahaan lain, dan sekarang pak agus ingin mengambil asuransi kesehatan dari perusahaan yang lain tetap bisa pak. Namun yang dibayar kan salah satu perusahaan itu hanya sisa nya.

    Contoh :
    Pak Agus melakukan klaim sebesar 50 jt

    Asuransi A membayar 25 jt (tergantung dari plan yg diambil)
    Asuransi B membayar sisa 25 jt (tergantung dari plan yg diambil)

    semoga jawaban saya bisa membantu pak Agus

Leave a comment!

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also Comments Feed via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong> 

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.

*
To prove you're a person (not a spam script), type the security word shown in the picture. Click on the picture to hear an audio file of the word.
Anti-spam image

This blog is kept spam free by WP-SpamFree.